Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah (DBGAD) Yogyakarta Hari Setya Wacana, mengatakan pada tahun 2012 ini saja Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah menganggarkan Rp 100 juta untuk biaya pemeliharaan.
“Karena gedung tidak dipakai harus ada pengecetan ulang, perbaikan konblok dan beberapa bagian di kios-kios harus ada pembenahan karena rusak,” jelas Hari dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Minggu (29/7).
Pada APBD Perubahan pertengahan tahun ini, katanya, DBGAD akan mengusulkan anggaran pemeliharaan tambahan senilai Rp 75 juta. “Kita melihat ada yang perlu dibetulkan jadi kami usulkan tambahan pemeliharaan Rp 75 juta,” ujarnya.
Dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) DBGAD 2012 Pemkot juga menganggarkan biaya kebersihan selama enam bulan. XT Square diberi alokasi anggaran kebersihan Rp 36 juta. Belum termasuk biaya keamanan.
Dana itu diluar pos anggaran pemeliharaan yang sudah dianggarkan. “Untuk kebersihan dan keamanan dipihak ketigakan,” imbuhnya.
Pemkot Yogyakarta sendiri hingga sekarang juga belum bisa memastikan kapan pusat pusat kerajinan dan kuliner Yogyakarta selatan itu segera dioperasikan. Wakil Wali Kota Yogyakarta Imam Priyono hanya berharap XT Square segera bisa dibuka.
"Kita usahakan agar XT Square segera buka sehingga keramaian tidak terpusat di sisi utara saja," jelasnya di gedung DPRD Yogyakarta beberapa waktu lalu.(TRIBUNJOGJA.COM)
sumber: tribunnews.com